TIMIKA – Memasuki tahun 2026, Dekranasda Mimika menyatakan kesiapan penuh untuk mengakselerasi pengembangan potensi pengrajin lokal.
Dengan pengalaman pembinaan dan penguatan kapasitas yang telah dilalui pada tahun-tahun sebelumnya, 2026 dipandang sebagai momentum penting untuk mendorong pengrajin Mimika agar lebih mandiri, berdaya saing, dan berkelanjutan.
Ketua Dekranasda Mimika, Ny. Suzy Zusana Herawati Rettob, yang juga Ketua TP-PKK menyampaikan ucapan Selamat Tahun Baru 2026 kepada seluruh pengurus dan pengrajin. Ia mengajak seluruh jajaran Dekranasda untuk menumbuhkan semangat baru di tahun baru ini dalam menjalankan amanah organisasi.
“Selamat Tahun Baru 2026. Mari kita lebih bersemangat melaksanakan tugas – tugas sebagai pengurus Dekranasda, sebagai perpanjangan tangan para pengrajin daerah,” ujar Ny. Suzy yang juga istri Bupati Johannes Rettob, Jumat, (2/1/2026).
Menurutnya, peran Dekranasda bukan hanya sebagai lembaga pembina, tetapi juga sebagai mitra strategis yang hadir dan bekerja bersama pengrajin dalam menghadapi tantangan pasar serta perubahan zaman.
Oleh karena itu, ia berharap kekompakan dan komitmen seluruh pengurus menjadi kunci keberhasilan program pengembangan kerajinan daerah.
Ny. Suzy juga berharap kolaborasi lintas sektor terus diperkuat di tahun 2026. Ia menekankan pentingnya peran dinas terkait dalam membersamai Dekranasda Mimika, mulai dari tahap pembinaan, produksi, hingga promosi dan pemasaran produk kerajinan lokal.
“Kami berharap kolaborasi antara dinas terkait terus membersamai Dekranasda dan para pengrajin, sehingga program pembinaan dapat berjalan berkesinambungan dan tepat sasaran,” tambahnya.
Pada tahun 2026, Dekranasda Mimika akan memfokuskan program pada peningkatan kualitas sumber daya manusia pengrajin, penguatan manajemen usaha, inovasi desain, serta pemanfaatan teknologi digital. Pendampingan bagi pengrajin Orang Asli Papua (OAP) juga akan terus ditingkatkan agar mereka mampu naik kelas dan memiliki daya saing yang kuat.
Selain itu, penguatan kelembagaan kelompok pengrajin menjadi perhatian penting. Dekranasda Mimika mendorong terbentuknya kelompok usaha yang tertata, memiliki tata kelola yang baik, dan mampu berkembang secara mandiri dalam ekosistem ekonomi kreatif daerah.
Dengan semangat baru di awal tahun 2026 dan dukungan kolaborasi lintas sektor, Dekranasda Mimika optimistis pengrajin lokal dapat tumbuh lebih kuat, berdaya saing, dan berkontribusi nyata terhadap peningkatan ekonomi masyarakat sekaligus pelestarian budaya khas Mimika.

