Karya Anak Mimika Diterima Presiden Prabowo, Lukisan Dekranasda Jadi Cendera Mata di PENAS XVII KTNA

Ketua Harian Dekranasda Mimika, Nella Manggara saat foto bersama Isak Msen, Sang Pelukis yang juga Anggota Dekranasda Mimika

GORONTALO – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menerima sebuah lukisan potret dirinya yang merupakan karya anggota Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Mimika usai menghadiri penutupan Pekan Nasional (PENAS) XVII Kontak Tani dan Nelayan Andalan (KTNA) Tahun 2026 di Gorontalo, Rabu (24/6).

Penyerahan lukisan tersebut berlangsung sesaat setelah Presiden menyelesaikan rangkaian kegiatan penutupan acara. Dua anggota Dekranasda Mimika yang berada di area sekitar panggung utama berkesempatan menyerahkan langsung karya tersebut kepada Presiden.

Salah satu anggota Dekranasda Mimika, Ima, mengungkapkan bahwa proses untuk dapat mendekati Presiden tidaklah mudah mengingat ketatnya pengamanan selama acara berlangsung. Setelah menyampaikan kepada petugas Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) bahwa mereka membawa cendera mata khusus untuk Presiden, keduanya akhirnya diizinkan menunggu di bagian depan panggung.

“Kami menyampaikan kepada Paspampres bahwa ingin memberikan souvenir kepada Bapak Presiden. Setelah mendapat izin, kami diminta menunggu hingga beliau tiba,” ujar Ima.

Saat Presiden Prabowo mendekati area panggung, suasana dipadati masyarakat dan tamu undangan yang antusias ingin menyapa secara langsung. Dalam momen tersebut, Ima bersama pelukis Isak Msen berhasil menyerahkan lukisan yang telah dikerjakan selama dua hari.

Menurut Ima, Presiden tampak memperhatikan lukisan tersebut dengan seksama. Saat karya itu diperlihatkan, Presiden sempat bertanya untuk memastikan bahwa potret yang tergambar adalah dirinya dan apakah lukisan tersebut memang dipersembahkan khusus untuknya.

“Beliau melihat lukisan itu beberapa saat lalu bertanya, ‘Ini saya?’ Kami menjawab, ‘Iya, Bapak’. Beliau kemudian bertanya lagi, ‘Untuk saya?’ dan kami menjawab, ‘Iya, Bapak’,” tutur Ima.

Ia menambahkan, Presiden menunjukkan apresiasi yang tinggi terhadap karya tersebut. Bahkan, Presiden kembali menjabat tangan Isak Msen sebanyak dua kali sebagai bentuk penghargaan atas karya yang diberikan.

“Beliau terlihat terharu dan senang. Pak Isak bahkan sempat tidak bisa berkata-kata karena Presiden kembali menjabat tangannya,” katanya.

Presiden kemudian meminta salah seorang stafnya untuk menerima dan mengurus lukisan tersebut. Meski proses penyerahan berlangsung singkat dan tidak sempat diabadikan dalam foto bersama, momen tersebut menjadi pengalaman berharga bagi para perajin asal Mimika.

Usai acara berakhir, Presiden kembali memastikan agar lukisan tersebut dibawa dan ditempatkan di kendaraan kepresidenan. Bagi Dekranasda Mimika, penerimaan karya tersebut menjadi kebanggaan tersendiri sekaligus bentuk penghargaan terhadap kreativitas dan karya anak daerah.

“Kami sangat bangga. Meski tidak sempat berfoto bersama Presiden, kami merasa bahagia karena karya anak-anak Dekranasda Mimika diterima dan dihargai secara langsung oleh Bapak Presiden,” pungkas Ima.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *